Benefit Karyawan

Cara Menghitung Gaji Prorata untuk Karyawan Baru dan Resign

AP

Aprilina Nur Fadlilah

Penulis

21 May 2026
14 views
Cara Menghitung Gaji Prorata untuk Karyawan Baru dan Resign

Dalam manajemen sumber daya manusia, istilah gaji prorata atau upah proporsional sering kali muncul saat ada karyawan yang masuk atau keluar di pertengahan bulan. Menghitung gaji prorata membutuhkan ketelitian tinggi agar hak karyawan terpenuhi dan beban finansial perusahaan tetap akurat.

Berikut adalah panduan lengkap mengenai cara menghitung gaji prorata sesuai dengan standar regulasi di Indonesia.

Apa Itu Gaji Prorata?

Gaji prorata adalah upah yang dibayarkan berdasarkan jumlah hari atau jam kerja yang dilakukan karyawan dibandingkan dengan periode kerja penuh dalam satu bulan. Hal ini biasanya berlaku untuk:

  • Karyawan Baru: Masuk kerja setelah tanggal 1 bulan berjalan.
  • Karyawan Resign: Berhenti bekerja sebelum tanggal akhir bulan.

Metode Perhitungan Gaji Prorata

Secara umum, terdapat dua metode yang sering digunakan oleh HR di Indonesia:

1. Perhitungan Berdasarkan Hari Kerja

Metode ini paling umum digunakan karena kesederhanaannya. Rumus yang digunakan adalah:

(Jum Hari Kerja yang Dijalani / Jumlah Hari Kerja Sebulan) x Gaji Pokok & Tunjangan Tetap

Contoh Kasus:

Andi adalah karyawan baru dengan gaji Rp6.000.000. Ia mulai bekerja pada tanggal 15 dengan jumlah hari kerja efektif hingga akhir bulan adalah 12 hari. Jika perusahaan menerapkan 22 hari kerja sebulan, maka:

(12 / 22) x 6.000.000 = 3.272.727

2. Perhitungan Berdasarkan Jam Kerja (Metode Upah Sejam)

Sesuai dengan regulasi pemerintah, satu bulan kerja setara dengan 173 jam. Rumus upah per jam adalah:

1/173 x Upah Sebulan

Setelah mendapatkan upah per jam, kalikan dengan total jam kerja yang telah diselesaikan karyawan tersebut.

Tantangan Perhitungan Manual

Menghitung gaji prorata secara manual sering kali menimbulkan risiko:

  1. Human Error: Salah hitung hari kerja efektif akibat hari libur atau cuti.
  2. Ketidakakuratan Data: Data absen fisik yang tidak sinkron dengan sistem payroll.
  3. Waktu Terbuang: HR menghabiskan waktu terlalu banyak untuk administrasi manual setiap bulan.

Kelola Payroll Lebih Mudah dengan absensik.com

Mengapa harus pusing menghitung manual jika Anda bisa mengotomatisasinya? absensik.com hadir sebagai solusi sistem absensi digital yang terintegrasi. Dengan fitur unggulan kami, pengelolaan gaji prorata menjadi lebih efisien:

  • Pencatatan Kehadiran Otomatis: Setiap karyawan baru atau yang akan resign tercatat kehadirannya secara real-time melalui aplikasi.
  • Laporan Siap Pakai: Dapatkan rekapitulasi jumlah hari kerja efektif secara instan tanpa perlu memindahkan data dari kertas ke Excel.
  • Akurasi Tinggi: Menghilangkan risiko kesalahan hitung karena sistem kami menghitung berdasarkan data absensi yang valid (GPS & Face Recognition).

Pastikan perhitungan gaji karyawan Anda selalu tepat waktu dan akurat. Bergabunglah dengan ribuan bisnis lainnya yang telah beralih ke efisiensi digital bersama absensik.com.

Bagikan Artikel Ini

Bantu orang lain menemukan artikel bermanfaat ini